fbpx

Indikator SDG: Ikhtisar Umum

Nov 24, 2020 | by Aliyyaa

Blog ini membahas secara khusus Tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan dari PBB atau the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs) berikut indikator-indikatornya. Di beberapa blog kami sebelumnya, kami telah membahas pentingnya mengembangkan indikator. Satu-satunya strategi untuk mengukur perubahan nyata adalah dengan melakukan pengukuran dampak dan proses pengukurannya difasilitasi oleh indikator-indikator.

Indikator dapat membantu Anda menilai dan mengukur dampak yang telah terjadi. Di sisi lain juga dapat membantu Anda memahami efisiensi dan daya tahan proyek ataupun inisiatif yang Anda jalankan.

Baca lebih jauh tentang indikator dan metrik serta bagaimana Anda menerapkannya dalam proyek Anda.

Demikian halnya dengan indikator SDGs yang dikembangkan sebagai tolok ukur/kerangka kerja akuntabilitas dalam menjamin tercapainya SDGs.  PBB telah mengesahkan 17 pilar SDGs untuk menjamin pembangunan dan pertumbuhan di beberapa sektor utama di seluruh dunia khususnya di area rentan. Pada tahun 2030, tujuan agenda pembangunan berkelanjutan adalah menghapus kemiskinan, menyediakan air minum yang bersih, aman dan mudah diakses, mengakhiri kelaparan dan lain sebagainya.

Berikut ini 17 indikator SDGs yang telah ditetapkan PBB:

  1. Menghapus Kemiskinan
  2. Mengakhiri kelaparan
  3. Kesehatan yang baik dan sejahtera
  4. Pendidikan berkualitas
  5. Kesetaraan gender
  6. Akses air bersih dan sanitasi
  7. Energi bersih dan terjangkau
  8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
  9. Infrastruktur, industry dan inovasi
  10. Mengurangi ketimpangan
  11. Kota dan komunitas yang berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  13. Penanganan perubahan iklim
  14. Menjaga ekosistem laut
  15. Menjaga ekosistem darat
  16. Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang kuat
  17. Kemitraan untuk mencapai tujuan

Ke-17 tujuan tersebut masing-masing memiliki indikator yang ditetapkan sebagai acuan dalam mengukur pencapaian dan tingkat implementasinya.

Kerangka kerja untuk indikator global SDGs dikembangkan oleh Inter-Agency and Expert Group on SDG Indicators (IAEG-SDGs) dan telah disepakati pada pertemuan ke-48 Komisi Statistik PBB atau  the United Nations Statistical Commission pada Maret 2017.

Kerangka kerja ini yang kemudian diadopsi di Sidang Umum PBB 6 Juli 2017,  dituangkan ke dalam Resolusi PBB oleh Komisi Statistik PBB untuk pelaksanaan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.  Menurut resolusi tersebut, kerangka kerja indikator ini akan ditinjau secara komprehensif setiap tahun pada pertemuan Komisi Statistik yang ke-50 di tahun 2020 dan pertemuan ke-56 yang akan dilaksanakan pada 2025 mendatang. Negara-negara anggota kemudian melengkapi kerangka kerja indikator global tersebut, dengan mengembangkan indikator di tingkat regional dan nasional

Kerangka kerja indikator global meliputi 231 indikator khusus seperti: untuk lebih memahami tentang tujuan pembangunan berkelanjutan, kami akan merujuk SDG 1 dan 6 berikut target dan indikatornya. 

Tujuan 1: Mengakhiri segala bentuk kemiskinan di manapun

Target ini telah ditetapkan dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Target ini dituangkan ke dalam beberapa indikator untuk memetakan dan menilai pencapaian dan implementasi dari tujuan ‘menghapus kemiskinan’

Dalam SDG 1, salah satu targetnya adalah mengentaskan kemiskinan ekstrim bagi semua orang yang saat ini berpendapatan kurang dari $ 1,25 per hari.

Indikator dari target ini adalah: ‘Proporsi dari populasi yang hidup di bawah garis kemiskinan internasional berdasarkan jenis kelamin, status pekerjaan dan lokasi geografis (kota /perdesaan)’

Demikian pula dengan salah satu target di bawah SDG 6: ‘Air bersih dan sanitasi yang layak’ untuk mencapai akses universal dan merata terhadap air minum yang aman dan terjangkau bagi semua dalam 2030’, hal ini ditunjukkan oleh ‘proporsi populasi yang mengakses layanan air minum bersih’.

Pada situs web Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang indikator-indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara jelas menggambarkan pentingnya indikator untuk implementasi Agenda 2030.

“Mekanisme tindak lanjut dan peninjauan  implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan membutuhkan kerangka kerja indikator dan data statistik yang kuat untuk memantau perkembangan, menyampaikan kebijakan dan memastikan akuntabilitas semua pemangku kepentingan,” tegasnya.

Kami berharap, ini dapat memberikan pemahaman kepada Anda mengenai indikator SDGs dan jika Anda ingin mengetahui kontribusi proyek Anda terhadap pencapaian SDGs, memilih indikator SDGs adalah kunci bagi Anda untuk menunjukkan dampak yang Anda ciptakan di di level makro.  

Kami harap ini membantu dan jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email (contact@artemis.im) atau media sosial.

Close Bitnami banner
Bitnami