fbpx

101 Pengukuran Dampak: Apa Itu Pengukuran Dampak? 

101 Pengukuran Dampak: Apakah yang Dimaksud dengan Pengukuran Dampak? 

Pengukuran dampak adalah salah satu konsep dasar yang perlu dipahami oleh setiap organisasi. Pengukuran dampak dapat didefinisikan sebagai pengukuran kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur dampak proyek yang Anda kerjakan. CSR adalah bagian terbesar dari sebuah LSM yang akan membantu peningkatan  organisasi secara keseluruhan. 

Di artikel berikut, kita akan membahas beberapa metode dan teori yang digunakan pada pengukuran dampak. Dampak proyek bagi masyarakat, tidak akan ada artinya apabila tidak diukur. Dengan menggunakan pengukuran dampak, Anda dapat memahami dampak proyek tertentu dan bagaimana agar proyek tersebut dapat berkelanjutan. 

Berikut ini beberapa konsep dasar yang dapat dipelajari oleh siapapun, jika ingin melakukan pengukuran dampak. Setelah Anda memperoleh pemahaman yang jelas, maka lebih mudah untuk mempraktikkannya. 

5 Metode Teratas dalam Pengukuran Dampak 

Untuk memastikan Anda mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang proses pengukuran dampak, Anda harus memahami berbagai metode yang berbeda berikut ini. Setiap metode memiliki bentuk analisis yang berbeda-beda, yang diterapkan di organisasi. Hal ini juga dapat dilihat sebagai sebuah pendekatan atau kerangka kerja yang berbeda yang digunakan dalam pengukuran dampak. Anda dapat menentukan, metode yang paling tepat untuk organisasi Anda. 

1. Analisis Kontrafaktual Pengukuran Dampak 

Analisis kontrafaktual adalah salah satu metode terbaik dalam melakukan pengukuran dampak bagi organisasi Anda. Metode ini mengharuskan Anda membayangkan terlebih dahulu kondisi/keadaan jika proyek ini belum dilaksanakan saat ini. Sederhananya, metode analisis kontrafaktual membayangkan apa yang akan terjadi jika proyek tertentu ditiadakan.

Sebagai contoh, Anda mungkin menjalankan proyek yang mendidik masyarakat. Namun, analisis kontrafaktual akan memaksa Anda untuk membayangkan keadaan apabila proyek tersebut ditiadakan. Ini adalah cara terbaik untuk mengukur dampak saat ini berdasarkan cara membayangkan peniadaaan proyek.

2. Perspektif Rantai Hasil

Menggunakan perspektif rantai hasil mungkin lebih menantang. Namun, ini adalah salah satu metode faktual yang dapat digunakan. Metode tersebut menggunakan pengukuran output yang berbeda antara jangka pendek dan jangka menengah. Ia sangat tergantung dari teori perubahan yang memungkinkan Anda untuk melakukan perubahan jangka pendek yang akan mempengaruhi proyek jangka panjang. 

Sebagai contoh, menggunakan perubahan jangka pendek dengan memulai merumuskan skema akan membantu Anda memahami dampak jangka panjang proyek Anda bagi lingkungan. Anda dapat mengumpulkan data dan dapat mengukur seberapa banyak angka-angka tersebut bertumbuh agar dapat memproyeksikan berapa banyak orang yang telah menerima dampak proyek Anda dalam periode tertentu.

3. Pengukuran Dampak Tanpa Batas 

Setelah Anda memiliki serangkaian tujuan utama, Anda dapat menggunakan metode ini untuk pengukuran dampak guna melihat apakah Anda memiliki target yang berbeda dan telah dicapai. Sasaran seringkali mendorong kita untuk merasa puas, padahal masih banyak target lain yang bisa saja kita capai. Pendekatan ‘Tanpa Batas’ akan membantu Anda menemukan target-target lainnya yang akan membawa Anda mencapai tujuan yang jauh lebih besar. 

Namun, pengukurannya tidak hanya fokus pada tujuan utama. Dalam beberapa kasus, seseorang dapat melihat jauh ke depan melampaui tujuan yang telah ditentukan, dan melihat perbedaan dampak program bagi aspek lainnya. 

Sebagai contoh, seseorang ingin mengetahui perubahan tingkat kemiskinan di daerah tertentu. Namun di sisi lain Anda harus mengetahui bahwa komunitas tersebut aman. Sasaran berikutnya yang tercapai akan memberikan bukti bahwa program ini telah berjalan dengan efektif. Anda dapat memperpanjang proses, dengan pertimbangan pencapaian tujuan tertentu akan terkait dengan tujuan inti.

4. Teori Perubahan 

Teori perubahan adalah perangkat multi tujuan yang didesain sejak awal untuk membantu merencanakan intervensi yang bersifat kompleks. Kerangka kerja dapat memberikan secara rinci bagaimana intervensi yang telah direncanakan dapat bekerja. Ini membantu organisasi, mulai dari LSM, kewirausahaan sosial hingga amal untuk memetakan atau mengisi tautan yang hilang (missing links) yang dilakukan oleh proyek perubahan dan bagaimana hal tersebut dapat berkontribusi pada tujuan yang ingin dicapai. 

Atau dengan cara sederhana, teori perubahan adalah alat yang dapat menghubungkan kebutuhan dan jalur dari input ke dampak. Perangkat ini akan menunjukkan hubungan antara komponen penting agar Anda memahami dampak yang Anda berikan, bahkan menunjukkan hubungan antara berbagai tujuan yang berbeda-beda.

Baca lebih banyak mengenai:

Tips Membuat Teori Perubahan Terbaik

5. Dimensi Dampak

Dampak dapat dibagi menjadi 5 dimensi yang berbeda, dan saat Anda mengukur dampak, penting untuk selalu mengingat hal-hal ini. Dimensi yang berbeda akan memastikan Anda memiliki kerangka kerja dan pendekatan proses pengukuran dampak dengan menggunakan kerangka sebagai pedoman. Berikut 5 dimensi dampak:

  • Apa: Anda perlu menentukan apa yang penting dan hasil yang akan Anda Capai. “APA” memungkinkan Anda menentukan tujuan spesifik yang perlu dicapai.
  • Siapa: Kedua, Anda perlu menentukan siapa yang akan terlibat dan siapa yang akan dipengaruhi oleh proses pengukuran dampak.
  • Berapa Banyak: Sebelum memulai, penting untuk mengetahui berapa biayanya dan berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses tersebut.
  • Kontribusi Perusahaan: Meskipun Anda memiliki LSM, bukan berarti semua tentang kontribusi Anda bagi masyarakat. Anda perlu memahami kontribusi seperti apa yang Anda butuhkan 
  • Risiko: Akhirnya, selalu ada risiko di tiap proses ini dan setiap proses pengukuran dampak mungkin tidak selalu berhasil.

Baca lebih detail mengenai 5 Dimensi Dampak

Kesimpulan Akhir

Jika Anda baru memulai pengukuran dampak, Anda mungkin merasa kesulitan. Beberapa teori dasar di atas akan membantu Anda memahami konsep sehingga lebih mudah dalam mengimplementasikannya. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami atau bergabunglah dengan pelatihan Pengukuran Dampak bulanan kami.

Close Bitnami banner
Bitnami