fbpx

Mengenal Lebih Dalam Rantai Hasil Atau Results Chains

Des 10, 2020 | by Phoebe C

Mengenal Lebih Dalam Rantai Hasil Atau Results Chains

Secara umum, rantai hasil dapat digambarkan sebagai diagram atau peta yang menunjukkan serangkaian pernyataan tentang hasil jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dari sebuah proyek sosial. Secara sederhana, tiga komponen dasar dari sebuah rantai hasil terdiri dari: strategi, hasil yang diharapkan dan dampak yang ingin diciptakan – dan rantai hasil ini dapat membantu sebuah organisasi merumuskan maksud dan tujuan yang yang tercermin dari hasil dan dampak yang hendak dicapai.

Secara umum, rantai hasil dapat digambarkan sebagai diagram atau peta yang menunjukkan serangkaian pernyataan tentang hasil jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dari sebuah proyek sosial. Secara sederhana, tiga komponen… #!trpst#trp-gettext data-trpgettextoriginal=335#!trpen#Click To Tweet#!trpst#/trp-gettext#!trpen#

Salah satu keuntungan menggunakan rantai hasil adalah bahwa pendekatan ini membantu menunjukan lebih banyak detail dan menjelaskan hubungan langsung antara setiap hasil yang muncul di sebuah proyek. Sebelum membahas lebih jauh rantai hasil dan bagaimana para manajer proyek sosial dapat menggunakan pendekatan ini, mari kita lihat perbedaan antara rantai hasil dengan Teori Perbedaan.

Rantai Hasil dan Teori Perubahan

Di artikel sebelumnya kami telah membahas pentingnya Teori Perubahan (Theory of Change  atau ToC) dan makna serta tujuannya, ToC adalah sebuah metode yang merumuskan tujuan-tujuan jangka panjang dan menyiapkan peta perjalanan proyek dengan cara melihat ke belakang untuk mengidentifikasi prakondisi yang perlu diciptakan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sebaliknya, metode rantai hasil dapat digambarkan sebagai sebuah diagram atau grafik yang merepresentasikan ToC dan merupakan model pendekatan berbasis logika. Karena itu, rantai hasil atau ‘model berbasis logika’ ini adalah perangkat yang digunakan untuk menggambarkan ToC.  

Pelajari lebih banyak mengenai Teori Perubahan 

Menurut Komite Donor untuk Pembangunan Usaha atau Donor Committee for Enterprise Development (DCED), “Rantai hasil adalah pendekatan visual untuk menunjukkan apa saja yang dikerjakan oleh sebuah proyek dan alasan diadakannya proyek tersebut. Pendekatan ini mengklarifikasi ‘logika’ dari sebuah proyek, dengan menunjukkan bagaimana aktivitas-aktivitas proyek akan mengarah pada hasil serta manfaat, dan tentu saja dampaknya. Rantai hasil juga dikenal dengan nama lain antara lain model kausal, rantai kausal, model dampak atau basis logika dampak”.

  • Mengapa menggunakan rantai hasil?

Salah satu hal utama dari rantai hasil adalah bahwa model ini membantu para manajer dan tim kerja dari sebuah proyek sosial memfokuskan diri pada hasil daripada aksi. Pendekatan ini menjabarkan dan mengartikulasikan ToC dan mendokumentasikan asumsi-asumsi yang dibangun. Penting untuk diingat, asumsi adalah justifikasi yang dilakukan terhadap prakondisi yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Model-model berbasis logika ini dapat membantu dalam membangun asumsi-asumsi secara eksplisit tentang bagaimana strategi yang dijalankan dalam membantu mencapai hasil yang diinginkan.

Rantai hasil juga membantu merumuskan hasil yang diharapkan di berbagai tingkatan dan menentukan jadwal kerja yang realistis. Pendekatan ini membantu memastikan pendekatan-pendekatan strategis mana yang bisa dijalankan dan yang sama sekali tidak efektif, beserta alasan-alasannya. Dengan bantuan rantai hasil, ToC dapat disempurnakan dan dibahas secara mendalam.

Selain itu, di tengah begitu banyaknya maksud dan tujuan proyek yang potensial, rantai hasil dapat membantu organisasi-organisasi untuk menyaring maksud dan tujuan yang efektif, yang pada gilirannya akan membantu untuk memperkuat ToC mereka. 

Tips: Sebuah rantai hasil harus sederhana, tidak rumit, berorientasi hasil, dan harus menunjukkan perubahan. Ia haruslah terhubung secara kausal dan tersusun lengkap. Hindari menggunakan terlalu banyak kotak dalam diagram karena hal seperti itu membuat rantai hasil terlihat rumit.

  • Bagaimana mengembangkan dan bekerja dengan rantai hasil

Mulailah dengan mengembangkan sebuah rantai yang sangat sederhana atau sebuah kerangka kerja berdasarkan pada faktor-faktor yang relevan.

“Sebagian besar proyek yang mulai dijalankan dengan rantai hasil untuk pertama kalinya, menyadari bahwa cara paling efektif melakukannya adalah memulainya dengan selembar kertas kosong. Dimulai dengan menyusun kegiatan-kegiatan utama dan berpikir mengapa aktivitas-aktivitas tersebut penting. Proses inilah yang kemudian mengidentifikasi perubahan-perubahan yang diinginkan yang secara logis dipicu oleh aktivitas-aktivitas itu. Sudah pasti bahwa rantai hasil yang ditunjukkan melalui diagram yang sederhana membantu proyek yang dijalankan mendapatkan gambaran realistis mengapa proyek tersebut dijalankan; bagaimana orang-orang yang bekerja dalam proyek itu mewujudkan dampak pembangunan; dan menyediakan dasar untuk menilai apakah akan terjadi perubahan dan sebesar apa perubahan tersebut,” jelas sebuah laporan yang diterbitkan DCED.

Anda barangkali ingin memulainya dengan menyusun ‘strategi’ atau intervensi dan dalam hal ini peran pengetahuan yang dalam dan menyeluruh tentang sektor terkait sangatlah penting.

Lalu tentukan proyek atau aktivitas-aktivitas yang akan dilakukan guna mencapai tujuan dan urut-urutan berbagai kegiatan.

Tips: Anda barangkali ingin mengerjakan dengan mulai dari belakang (backward) dengan menyusun tujuan terlebih dahulu baru kemudian menambahkan aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk memicu munculnya perubahan yang diinginkan. Anda barangkali merasa lebih berguna bila memetakan para pemangku kepentingan yang berbeda.

“Rantai hasil kemudian dapat digambar dengan menunjukkan bagaimana aktivitas-aktivitas di proyek akan memicu perubahan bagi para pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan pembangunan pada akhirnya.”

Sekarang, tetapkanlah perubahan-perubahan yang dipicu dari kegiatan-kegiatan yang dijalankan (hasil). Setelah mengembangkan rantai hasil, kaitkanlah maksud dan tujuan proyek ke rantai hasil tersebut dan identifikasi indikator-indikatornya untuk memantau keefektifan strategi Anda.

Kami berharap artikel ini membantu Anda memahami dengan lebih baik rantai hasil dan dapat mengimplementasikannya dalam proyek Anda!

Bagikan artikel ini dengan anggota tim kerja Anda agar mereka juga dapat memahami dengan baik tentang rantai hasil!

Jika kamu memiliki pertanyaan, silakan kunjungi situs web kami atau hubungi kami melalui email: contact@artemis.im

 

 

Close Bitnami banner
Bitnami